Iklan

Zainuddin Yasin
Rabu 20 2023, September 20, 2023 WIB
Last Updated 2023-09-20T15:29:16Z
BeritaBerita BulelengBNNP BaliPolres Buleleng

Kepala BNN Provinsi Bali Tatap Muka Dengan Perbekel/Lurah Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tentang Penanganan Narkoba

Advertisement


Buleleng ( kabarnetizens.com ) : Pewarta (Zainudin Yasin) 

Pasca penangkapan seorang kurir narkoba yang berstatus pegawai penyuluh KB di Puskesmas Seririt beberapa waktu lalu. BNN provinsi Bali mengambil langkah langkah serius khususnya pencegahan dan edukasi agar barang haram yang beredar luas tersebut dapat dicegah



Kepala BNN Provinsi Bali bertatap muka dengan para Perbekel, Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa tentang Penanganan Narkoba secara Extraordinory di wilayah Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan hari Selasa, 19 September 2023 pukul 14.15 wita di Gedung Ananta Polres Buleleng, dipimipin Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. R. Nurhadi Yuwono, S.I.K, M.Si., CHRMP.



Kegiatan hadir pula Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K, M.H, Kepala BNK Buleleng AKBP Gede Astawa, Wakapolres Buleleng Kompol Taufan Rizaldi, S.I.K., M.H., Ketua Tim Rehabilitasi BNN Prov Bali Luh Gede Idayanti, Kasi pembrantasan BNK Buleleng Kompol Putu Ariana, Ketua Tim rehabilitas BNK Buleleng Ni Luh Sri Ekarini, Perwakilan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Buleleng dan Perwakilan Perbekel dan Lurah se Kab Buleleng



Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. R. Nurhadi Yuwono, S.I.K, M.Si.,CHRMP dalam penyampaiannya mengatakan ," Salah satu kejahatan lintas negara yang berbahaya adalah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika.Kejahatan narkotika merupakan salah satu kejahatan yang menimbulkan kekhawatiran besar di seluruh dunia. 



"Saat ini penyalahgunaan Narkoba di Indonesia adalah provinsi Sumatra Selatan dan pengguna penyalahgunaan narkoba di seluruh Indonesia adalah sebanyak 3.6 juta,"jelasnya.


Perkembangan Narkoba sangat signifikan dan sangat merusak generasi bangsa,serta seluruh kelompok masyarakat  berpotensi menjadi target  peredaran narkotika. Penyalahgunaan dan peredaran  gelap narkoba oleh apgakum,  anggota legislative,dan ASN.




Dan penyalahguna didominasi kelompok  usia produktif (24-29 tahun)

Lebih dari 2 juta pelajar dan  mahasiswa menggunakan narkotika  pada satu tahun terakhir, rata-rata usia pemakaian narkotika  pertama kali berkisar antara usia 17-19 tahun. Pemidanaan sebagai pendekatan  pertama dan utama dalam mengelola  narkotika,diperlukan kebijakan dengan pendekatan  kesehataan, termasuk peningkatan  layanan rehabilitasi




Kecenderungan pemenjaraan terhadap  penyalahguna narkotika yang berujung  pada overcrowded Lapas. 


Serta diperlukan mekanisme yang mampu  menyaring penilaian berbasis kesehatan  untuk mengkualifikasikan pengguna narkotika, termasuk penguatan Tim Asesmen Terpadu.Belum dilakukannya pemanfaatann arkotika dengan berbasis bukti ilmiah

Optimalisasi pemanfaatan narkotika yang  luas dan teregulasi dengan ketat untuk  kepentingan medis dan ilmu pengetahuan


Perbaikan UU NO.35 Tahun 2009  tentang narkotika, khususnya pasal yang sifatnya karet,perlu perumusan ulang rumusan delik pidana narktotika agar menghindari multitafsir.


Jenis narkoba yang banyak dikonsumsi antara lain Ganja, Sabu, Ekstasi, Amphetamine, dextro, nipam dsn pil koplo. Seluruh kementrian harus mendukung kegiatan penanganan penyalahgunaan Narkoba.


"Upaya pencegahan antara lain, Pemanfaatan Media Sosial dalam  Penyampaian Informasi P4GN  kepada Masyarakat, Pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba), dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam  P4GN sesuai Inpres 2 Tahun 2020," paparnya


Sementara ketua forkomdeslu Kabupaten Buleleng, Ketut Suka, SH menyambut positip program BNN provinsi Bali untuk terus berupaya pencegahan penggunaan Narkoba yang cukup mengkuatirkan.


 Menurutnya, belum lama ini seorang kurir narkoba yang disebut sebut jaringan Medan-Bali itu yang dianggap di Seririt sedang bertransaksi tersebut merupakan bukti pengguna barang haram itu cukup banyak di Buleleng


"Jika ini dibiarkan kita khuatir generasi kita ke depan adalah generasi lemah di segala bidang. Karena narkoba adalah musuh kita bersama. Kita terus menggalakkan untuk berantas narkoba. Tapi pengguna masih banyak. Ini yang perlu dicari sumber utamanya," ujarnya heran


Ketua forkomdeslu Buleleng, yang juga perbekel Kalibukbuk ini berharap agar pihak BNN yang sudah memiliki otoritas khusus itu terus melakukan pencegahan dini dan berdedikasi ke semua kalangan, karena narkoba hampir masuk di semua bidang (





yasin_netizens)