Advertisement
KABARNETIZEN | Buleleng - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bulelelng memasang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tempat wisata sebesar Rp 4,5 Miliar di 2023. Target ini meningkat di dibandingkan tahun sebelumnya yakni hanya sebesar Rp 1,78 Miliar.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, target PAD sebesar Rp 4,5 Miliar di rasa bisa direalisasi lantaran sudah ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buleleng.
"Kasus Covid19 sudah mulai mereda pada Bulan Maret 2022. itu acuan kami, maka di tahun 2023 ditingkatkan targetnya," kata Dody, Selasa 10 Januari 2023
Untuk bisa mencapai target PAD di tahun ini, Dispar sudah mulai melaksanakan langkah-langkah strategis. Salah satunya melalui beberapa kegiatan promosi destinasi wisata serta kerjasama kembali dengan destinasi wisata yang baru.
Sedangkan untuk langkah jangka Panjang, Dispar akan menyusun draf peraturan bupati (Perbup). Misal seperti tentang pengembangan ekowisata yang terkorelasi. Termasuk Perbup tentang pengembangan desa wisata.
"Kita memiliki 50 lebih tepat wisata, dan ada puluhan desa wisata. Nanti kita berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitasnya juga” imbuh Dody
Selain itu, dengan adanya destinasi baru Turyapada Tower di kawasan puncak yang direncanakan selesai tahun ini, diharapkan berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan ke Buleleng.
Untuk diketahui, capaian PAD di tahun 2022 menyentuh angka 90,9 persen atau sekitar Rp 1,62 Miliar dari target sebesar Rp 1,78 Miliar. Hasil tersebut didapatkan dari sejumlah tempat wisata yang bekerjasama dengan Dispar.
Seperti Daerah Tujuan Wisata (DTW) Air Panas Banjar dengan capaian terbesar yakni sekitar Rp 846 Juta (edy)

.png)