Iklan

Zainuddin Yasin
Rabu 04 2023, Januari 04, 2023 WIB
Last Updated 2023-01-04T15:47:09Z
BeritaBudayaBulelengGalungan Dan KuninganReligi

Memaknai Hari Raya Galungan Bagi Umat Hindu Sedharma

Advertisement

 


KABARNETIZEN |  Buleleng -  Hari Raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu setiap enam bulan Bali (210 hari), tepatnya pada hari Buddha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon wuku Dungulan).

Tahun ini, Hari Raya Galungan jatuh pada 4 Januari 2023, yang diperingati sebagai hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan). Galungan dapat dimaknai sebagai bentuk keheningan atas kemakmuran dan kesejahteraan yang dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa

Prajuru Pura Agung Jagatnatha Buleleng, Drs. I Nyoman Rasa Olas, M.Ag mengimbau kepada umat hindu dalam melaksanakan Hari Raya Galungan tahun ini dapat dijadikan momentum untuk intropeksi diri tidak hanya sebagai upacara keagamaan yang bersifat rutinitas namun dapat lebih memaknai dan selalu mengumandangkan slogan umat hindu yaitu “Satyam Eva Jayate Nanrtam” yang artinya hanya kebenaran yang menang bukan ketidakbenaran.

“Kami mengimbau kepada masyarakat khususnya Buleleng, mari perayaan hari raya galungan untuk tahun ini kita jadikan momentum untuk intropeksi diri dan kedepannya terus agar apa yang menjadi slogan kita yaitu Satyam Eva Jayate Nanrtam itu selalu berkumandang disanubari kita masing-masing,” ujarnya.

Hari Raya Galungan juga merupakan hari dimana umat Hindu memperingati terciptanya alam semesta beserta seluruh isinya dan dapat dijadikan tangga menuju kehidupan yang lebih bersih.(sbw)