Advertisement
KABARNETIZEN | Buleleng - Saat pandemi Covid-19 lalu ketersediaan darah di berbagai daerah termasuk Bali mengalami defisit. Semakin menurunnya kasus Covid-19 di Bali, stok darah di PMI Buleleng terus meningkat.
Stok darah PMI Buleleng akhir bulan Desember 2022 terbilang aman dan mampu mengantisipasi permintaan darah di Buleleng. Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupten Buleleng, dr. Rizani mengatakan, target stok darah di Kabupaten Buleleng melebihi target. Sebab, setelah pandemi mulai mereda, produksi darah di kabupaten sudah mulai normal dan meningkat.
“UTD Kabupaten Buleleng memiliki target 12 ribu kantong untuk 2022 dan pada akhir tahun mencapai 12 ribu 500 kantong pertahun dan tahun 2023 ini saya targetkan menjadi 13 ribu, semoga bisa tercapai”
dr. Rizani menilai kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat usai pandemi. Ditambahkan juga dengan adanya kantor baru di jalan Yudistira yang memiliki kenyaman dari sebelumnya.
“semenjak kantor baru, mulai ramai pengunjung yang datang, dengan tempat yang lebihn nyaman tentuntya dan tidak perlu jalan jauh seperti kantor lama, dan yang paling penting tidak kumpul lagi dengan orang sakit”
Rizani juga mengajak masyarakat untuk berdonor karena banyak manfaat yang bisa didapatkan jika rutin berdonor, selain untuk diri sendiri dan juga orang lain.(sbi)

.png)