Advertisement
KABARNETIZEN | Buleleng - Jelang perhelatan akbar pelaksanaan Pemilu umum serentak tahun 2024 mendatang, 45 PPK se- Kabupaten Buleleng dilantik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng Komang Dudhi Udiyana di Hotel Banyualit Lovina Singaraja, Senin(2/1/2023). Pelantikan dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek), dibuka Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan.
Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana mengatakan, dengan dilantiknya 45 orang PKK dari 9 Kecamatan di Buleleng ini diharapkan PPK kecamatan mampu menunjukkan jati diri sebagai panglima demokrasi yang independen sekaligus sebagai perpanjangan dari KPU pada Pemilu 2024. Dia meminta PPK dapat membangun komunikasi serta koordinasi dan bekerja sama aktif bersama camat dan kepala desa/lurah di wilayahnya masing-masing.
Usai kegiatan, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menerangkan Pemilu 2024 nanti notabene menarik perhatian banyak orang untuk ikut andil menyukseskan jalannya Pemilu. Maka dari itu Pemilu harus berjalan apa adanya karena ini merupakan bentuk implementasi kerja bersama.
Ditambahkan, PPK yang sudah dilantik wajib memiliki integritas serta mengikuti satu komando yaitu KPU Buleleng sesuai Standar Pelaksanaan Pemilu 2024 yang sudah dibuat sebelumnya. “Maka dari itu saya berharap PPK yang dilantik kali ini, kinerja dan koordinasinya harus baik bersama KPU,”tandasnya. "Saya tidak ingin kejadian pada Pemilu 2019 terulang di Buleleng, dimana logistik itu, ada yang H 2 jam baru sampai di TPS," tandasnya.
Sementara itu, ditemui ditempat yang sama Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana mengatakan PPK ini bertugas menyelenggarakan tahapan Pemilu tingkat kecamatan sesuai regulasi yang ada seperti pemutakhiran data pemilih, dan mengkordinir Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk melaksanakan pemutakhiran data pemilih ditingkat desa/kelurahan.
Selain itu, berkoordinasi kepada pemangku wilayah agar pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik dan segala kendala yang ada bisa diatasi sehingga semua resiko yang ada bisa dimitigasi lebih awal.
“Setelah dilantik PPK ini sudah melakukan tugasnya, yang sekarang sedang berjalan yaitu proses pelaksanaan rekruitmen PPS, ”tegasnya. Disinggung mengenai keterwakilan perempuan dalam pelaksanaan Pemilu 2024, pihaknya menjelaskan bahwa tiap kecamatan sudah terpenuhi kuota perempuan yaitu sebanyak 10 orang kecuali Kecamatan Seririt sehingga mampu memperhatikan 30% keterwakilan perempuan.
“Seleksi yang selenggarkan membuktikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk ikut sebagai penyelenggara Pemilu 2024,”tutupnya (Yasin)

.png)