Advertisement
Singaraja: Libur tahun ajaran baru di Bali masih panjang hingga 11 Juli mendatang. Para orangtua pun juga sudah mempersiapkan daftar destinasi wisata mana saja yang bisa dikunjungi untuk mengisi liburan buah hatinya.
Ternyata berwisata alam dengan nuansa hutan Bali Barat mulai menjadi pilihan favorit untuk menghabiskan waktu libur panjang sekolah. Hal itu terbukti dari jumlah peningkatan kunjungan di Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) sejak awal musim libur hari raya Galungan dan Kuningan kemarin.
Kunjungan ke kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Provinsi Bali, yang berlokasi di Kabupaten Buleleng dan Jembrana menurut Kepala Balai TNBB, Agus Ngurah Kresna Kepakisan mulai meningkat sejak kebijakan pelonggaran aturan diturunkan dari pemerintah. Balai juga telah membuka dan menambah kuota kapasitas batas kunjungan ke lokasi-lokasi wisata kawasan TNBB hingga 50 persen.
Dari data yang dihimpun, pada bulan April kunjungan dengan tujuan rekreasi mencapai 1.207 orang dengan rincian dalam negeri 1.029 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 178 orang. Sementara peningkatan signifikan terjadi di bulan Mei mencapai 3.568 pengunjung dengan rincian domestik 3.111 orang dan wisman 457 orang.
“Kuota kita tambah menjadi 50 persen yang semula 30 persen. Terkait libur sekolah kunjungannya signifikan. Sekarang terus meningkat ini didominasi dari domestik, wisman hanya ada beberapa yang masuk,” terangnya, Rabu (22/6/2022).
Pada libur sekolah menurut Agus Ngurah Kresna menjadi momentum untuk kembali mendongkrak kunjungan ke objek wista yang banyak menyuguhkan satwa liar seperti rusa dan burung khas Jalak Bali. Pembukaan spot wisata alam seperti di Pulau Menjangan, Semenanjung Prapat Agung, Labuan Lalang dan Tegal Bunder terus diserbu wisatawan.
“Paling favorit itu Pulau Menjangan, Karang Sewu dan Parapet Agung. Bulan lalu kunjungan bahkan tembus hingga 3.000 lebih. Mudah-mudahan ini terus meningkat,” imbuhnya.
Jumlah ini diprediksi kemungkinan masih terus akan bertambah hingga mendekati akhir musim libur tahun ajaran baru sekolah. Sebagai informasi kuota yang dibuka untuk masing-masing pintu masuk di antaranya Labuan Lalang 235 orang per hari, Tegalbunder 35 orang per hari, Banyumandi 200 orang per hari dan Karangsewu 300 orang per hari.(Red)
