Advertisement
kabarnetizen.com – Momen libur Natal dan Tahun Baru membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Blitar. Salah satu destinasi yang merasakan peningkatan signifikan adalah Kampung Coklat, yang kini dipadati wisatawan dari berbagai daerah.
Selama periode libur akhir tahun, pengelola mencatat jumlah kunjungan wisatawan meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan hari normal. Lonjakan tersebut tak lepas dari libur panjang serta inovasi wahana yang terus dikembangkan.
Selain dikenal sebagai wisata edukasi berbasis kakao, Kampung Coklat kini menghadirkan kolam renang sebagai wahana baru untuk pengunjung. Kehadiran fasilitas ini menambah pilihan aktivitas rekreasi keluarga, khususnya bagi wisatawan yang datang bersama anak-anak.
![]() |
| Edukasi pengolahan buah kakao menjadi coklat |
Kampung Coklat berdiri di atas lahan seluas delapan hektar, yang dimanfaatkan untuk kebun kakao, area edukasi, hingga beragam wahana wisata. Pengunjung dapat belajar langsung mengenai proses budidaya hingga pengolahan coklat, sekaligus menikmati suasana kebun yang asri.
Meski kunjungan meningkat, harga tiket masuk tetap terjangkau. Tiket reguler masih dipatok Rp20 ribu, sementara tiket terusan seharga Rp35 ribu, tanpa penyesuaian khusus selama musim liburan.
Salah satu pengunjung, Gaby Olivia Islami, mengaku menikmati liburan di Kampung Coklat karena konsep wisatanya yang lengkap.
“Di sini tidak hanya bermain, tapi juga bisa belajar. Wahananya banyak dan tempatnya nyaman untuk keluarga,” tuturnya.
Pengelola Kampung Coklat, Ahmad Nahru, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen meningkatkan fasilitas dan pelayanan demi kenyamanan pengunjung.
“Kami terus melakukan pengembangan wahana dan fasilitas. Untuk puncak kepadatan pengunjung, diperkirakan terjadi pada 1 Januari,” ungkapnya.
Dengan konsep edukatif yang dikemas secara rekreatif, Kampung Coklat Blitar menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru. (Okt/min)


