Advertisement
SERIRIT, KABARNETIZENS.COM
Ada hal menarik dan positif SMP Negeri 1 Seririt menggelar kegiatan Graduation atau pelepasan siswa kelas IX yang dikemas secara istimewa dan penuh makna. Acara yang berlangsung meriah dan khidmat ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan siswa, tetapi juga momentum apresiasi kepada guru, pegawai, dan siswa berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi dan konsistensi dalam memajukan kualitas pendidikan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Seririt, Nyoman Armaja, S.Pd. M.Pd menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari upaya menjaga semangat dan komitmen seluruh elemen sekolah terhadap pelaksanaan Program Sekolah Penggerak yang telah dijalankan sejak tahun 2021.
“Selama empat tahun kami melaksanakan Program Sekolah Penggerak, perjuangan para guru dan siswa tidak ringan. Namun berkat kerja keras dan kolaborasi yang solid, sekolah kita berhasil meraih status ‘Sekolah Penggerak’ dengan predikat Amat Baik. Pencapaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari proses panjang yang didukung oleh dedikasi luar biasa dari seluruh tenaga pendidik,” ujar Kepala SMP 1 Seririt
Salah satu tugas yang cukup krusial adalah membimbing anak yang sebelumnya tidak bisa baca tulis dengan baik. Namun perlahan tantangan itu berhasil dikerjakan dengan maksimal. Menurutnya tugas pokok pemerintah adalah mencerdaskan anak bangsa dan berakhlak mulia sebagaimana diamanatkan dalam undang undang Dasar.
Sebanyak 21 guru dan pegawai menerima penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka yang sangat menonjol. Penghargaan ini terbagi dalam dua kategori:
17 guru dan tenaga kependidikan yang selama ini aktif dan berdedikasi dalam menjalankan Program Sekolah Penggerak. Mereka berasal dari berbagai unit kerja seperti tim IT, wakil kepala sekolah, bidang kurikulum, hingga komite pembelajaran. Keberhasilan sekolah dalam meraih status Sekolah Penggerak Amat Baik tidak lepas dari kerja kolektif tim ini
24 guru dan pegawai pembina siswa berprestasi, yang dinilai secara konsisten mendampingi dan membimbing siswa dalam berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Dengan strategi pembinaan yang tepat, para guru ini berhasil mendorong siswa mencapai prestasi membanggakan.
“Guru-guru ini layak mendapat acungan jempol. Mereka tidak perlu dikomando, tahu waktu, tahu peran, dan tahu tanggung jawab. Mereka bukan hanya pelaksana, tetapi pemimpin perubahan di sekolah ini,” ungkap Kepala Sekolah.
Selain guru, sekolah juga memberikan penghargaan kepada 45 siswa berprestasi, yang berhasil mengharumkan nama sekolah dalam berbagai lomba akademik dan non-akademik selama tiga tahun terakhir. Mereka tidak hanya berprestasi sekali, tetapi secara konsisten menjadi juara dalam berbagai ajang, mulai dari bidang mata pelajaran, seni, hingga olahraga.
“Kami ingin menekankan bahwa prestasi tidak diukur dari satu kali menang, tetapi dari konsistensi dalam meraih kemenangan. Karena itu, 45 siswa yang menerima penghargaan hari ini adalah mereka yang telah menunjukkan ketekunan luar biasa dalam mengembangkan bakat dan minatnya,” lanjut Kepala Sekolah.
Siswa-siswa ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah di tingkat lokal, namun juga telah tampil di panggung nasional sebagai duta prestasi SMP Negeri 1 Seririt. Hal ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan sekolah berjalan efektif dan berkesinambungan.
Pada tahun ajaran 2024/2025 ini, SMP Negeri 1 Seririt meluluskan sebanyak 434 siswa, terdiri dari 221 siswa perempuan dan 213 siswa laki-laki. Di antaranya, terdapat 4 siswa dari program inklusi, yaitu siswa yang memiliki hambatan belajar namun mampu menyelesaikan pendidikan dengan dukungan sekolah.
Keberhasilan siswa inklusi ini juga menjadi salah satu indikator bahwa sekolah memberikan perhatian yang setara bagi semua anak, serta terus membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, ramah, dan berpihak pada perkembangan potensi setiap peserta didik.
Acara ini turut dihadiri oleh Dewan Pendidikan Kabupaten, yang memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap keberhasilan SMP Negeri 1 Seririt Perwakilan Dewan Pendidikan, Bapak Agung, menyampaikan apresiasi atas capaian sekolah serta pentingnya terus menjadikan guru sebagai pusat kemajuan pendidikan.
“Jika kita mencontoh Jepang, setelah dilanda kehancuran, yang ditanyakan bukan berapa tentara yang tersisa, tetapi berapa banyak guru yang masih hidup. Karena dari gurulah negara dibangun kembali. Begitu juga di Indonesia. Guru harus menjadi ujung tombak peradaban,” tegas beliau.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa banyak profesor dan guru besar di luar negeri yang sebenarnya berasal dari Indonesia. Ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia sangat potensial untuk maju, asalkan terus didukung dan diberdayakan.
Kepala Sekolah kembali menegaskan komitmen untuk terus menjadikan apresiasi terhadap guru dan siswa sebagai tradisi tahunan di SMP Negeri 1 Seririt.
> “Saya ingin setiap tahun, sekolah ini mampu memilih dan memberikan penghargaan kepada guru-guru terbaik. Ini bukan soal perlombaan, tetapi tentang membangun budaya kinerja, dedikasi, dan keteladanan. Semua guru kami hebat. Tapi dari yang hebat itu, kami angkat yang terbaik sebagai inspirasi,” tutupnya.
SMP Negeri 1 Seririt terus membuktikan diri sebagai satuan pendidikan yang maju, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Dengan program yang terukur, dukungan tenaga pendidik berkualitas, dan semangat siswa yang tinggi, sekolah ini siap menjadi contoh dan rujukan dalam dunia pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional.(TIM)
.jpg)





.png)