Advertisement
SERIRIT, KABARNETIZENS.COM
Tindakan terpuji sedikitnya 10 KK warga Dusun Sorga Mekar Desa Lokapaksa patut diapresiasi. Pasalnya mereka mengikhlaskan lahan pekarangan pribadi mereka untuk membuka akses jalan menghubungkan dua desa bertetangga yakni Desa Lokapaksa dan Desa Ularan, Kecamatan Seririt, Buleleng.
Tujuan 10 KK warga Dusun Sorga Mekar Desa Lokapaksa membuka akses jalan baru adalah guna terwujudnya roda perekonomian masyarakat yang selama ini cukup terisolir dari akses jalan umum. Pembukaan akses jalan baru yang diprakarsai Klian dusun Surga Mekar, Desa Lokapaksa, Putu Karmita
Putu Leong Kobas, sapaan akrab Putu Karmita awalnya dirinya cukup prihatin dengan kondisi warganya yang terisolir. Lantaran tidak adanya akses jalan menujuh rumah warga dan hanya mengandalkan jalan setapak.
Menurutnya, dengan pola pendekatan dan intensnya membangun komunikasi demgan warga agar bersedia mengikhlaskan lahan pribadi mereka untuk kepentingan publik
"iya kami sangat bersyukur warga dengan sukarela memberikan lahan pribadi mereka untuk membuka akses Jalan baru. Intinya adalah roda perekonomian warga bisa terwujud karena hasil pertanian warga sangat dominan sepeti, cengkeh, durian, mangga, mente dan lainnya," ujar Putu Leong Kobas
Putu Leong yang juga salah satu mahasiswa salah satu perguruan tinggi Swasta ini menjelaskan, akses jalan baru sepanjang 700 meter ini dikerjakan dengan sistim swadaya dari warga. Bahkan, kata dia warga dengan urunan merogoh kantong mereka berkisar Rp 2 juta untuk membuka akses jalan dengan menyewa alat berat yakni ekskavator
Gerakan gotong royong yang diprakarsai Putu Leong selama hampir satu pekan, sejak ( 22-28/2/2025). Akses jalan baru sepanjang 700 meter tersebut itu diharapkan menjadi penopang ekonomi masyarakat yang terisolir
"Perjuangan warga masyarakat patut diapresiasi karena sebagian lahan mereka untuk kepentingan jalan. Ya setidaknya untuk kepentingan anak cucu yang akan datang," ujarnya
Dengan pembukaan lahan baru ini, lanjut Sasmita diharapkan ada perhatian dua desa agar agar ekonomi warga bisa bertumbuh dengan baik. Ketika ditanya apakah dirinya juga menyumbangkan lahan pribadinya untuk akses jalan baru yang menghubungkan 2 desa itu?
Putu Leong berbadan subur ini menyebutkan, dirinya dan keluarga sudah mengikhlaskan tanah milik milik keluarganya selaus 600 meter persegi.
Made Sekaryasa, salah satu warga yang ikut berkontribusi terhadap pembukaan akses jalan baru itu mengatakan, ada 10 KK warga Desa Lokapaksa yang tinggal di wilayah Desa Ularan yang selama ini sukup kesulitan terhadap akses.
Menurutnya, perjuangan ini atas prakarsa Klian dusun Surga Mekar, Putu Leong agar terwujudnya akses jalan baru. Salah satu alternatif adalah warga diminta mengikhlaskan sebidang tanah untuk kepenting akses jalan baru.
"Kalau untuk berjuang kepentingan bersama kita gotong royong dan mengajak warga agar berkomitmen sehingga terwujudnya akses jalan baru," ujar Made Sekaryasa ( YASIN)







.png)