Advertisement
SERIRIT, KABAR NETIZENSCOM
Keinginan pemdes Desa Kalianget untuk memiliki gedung seba guna dipastikan segera terwujud. Betapa tidak bantuan BKK senilai Rp 1 Milyar dari pemerintah Kabupaten Badung diperuntukan ratusan desa di Buleleng termasuk Desa Kalianget, Kecamatan Seririt sudah menyiapkan lahan untuk membangun gedung Serba Guna.
Demikian dikatakan Perbekel Desa kalianget, Ketut Nanda Kusuma kepada KABAR NETIZENS.Com Jumat (22/11/2024) di kantornya. Menurutnya, bantuan hibah Rp pemerintah kabupaten Badung yang menurut rencana akan dicairkan sesuai dengan. Peruntukan. perbaikan kantor desa.
Namun demikian Perbekel Desa Kalianget dan pihak tokoh masyarakat dan BPD menganjurkan pembangunan Gedung Serba Guna. Karena menurutnya sejauh ini gedung serba guna di seputar kecamatan Seririt hanya terdapat beberapa desa saja.
"Azas Pamanfatan Gedung Serba Guna kita amati cukup banyak seperti bakat dan minat anak muda dalam membangun kegiatan olahraga, tempat pertemuan dan upacara resepsi pernikahan yang nantinya akan dikelolah oleh Bundes,"kata Perbekel.Nanda Kusuma
Dikatakan, alokasi anggaran untuk gedung serba guna diperkirakan menghabiskan anggaran mencapai Rp 2 Milyar. Sedangkan alokasi dana hibah yang dijanjikan pemkab Badung nantinya berkisar Rp 1 Milyar. "Kita berupaya untuk mencari donasi agar bisa terwujud impian masyarakat kami memiliki gedung serba guna,'tandas Perbekel Nanda Kusuma
Menurutnya, sejauh ini kantor Desa masih layak digunakan sehingga alokasi dana hibah BKK dialihkan untuk program pembangunan gedung serba guna."lahan milik desa adat sudah disiapkan dan sudah membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di desa,"ujarnya
Sementara ketua Forkomdes kabupaten Buleleng, Ketut Suka ketika dikonfirmasi terkait hibah BKK dari kabupaten Badung untuk ratusan desa di Buleleng ini menjelaskan, dana hibah BKK sudah masuk di kas Daerah. Dipersilakan bagi desa membangun kantor desa bisa mengamprah dengan juknis pencairan pertama sebesar 30 persen.
Menurut Suka, saat ini pembangunan fisik kantor Desa Kalibukbuk sudah mencapai 20 persen. "Dana hibah BKK sudah masuk di kas daerah dan kami segera mengikuti juknis pencairan sebesar 30 persen dari total dana hibah BKK mencapai Rp 1 milyar,"tandanya (YASIN_NET)

.png)