Advertisement
Singaraja, KABAR NETIZENS.com
Setelah sukses menyelenggarakan sosialisasi keselamatan kerja jasa transportasi laut pada bulan lalu, kali ini otoritas pelabuhan Celukanbawang kembali menggelar sosialisasi keselamatan kerja bagi buruh TKBM Pelabuhan Celukanbawang. Tujuan disosialisasikan keselamatan kerja adalah guna mengurangi resiko kerja dan membangun komunikasi antara buruh dan penyedia jasa serta pemegang kebijakan.
85 buruh TKBM Pelabuhan Celukanbawang yang tergabung dari 4 desa ( Celukan bawang,Pengulon, Tinga Tinga dan Tukadsumaga) tampak ekspresi ceriah para buruh TKBM Pelabuhan Celukanbawang mengikuti sosialisasi keselamatan kerja yang digelar oleh otoritas pelabuhan Celukanbawang di aula rumah makan Mana Lagi, Kamis (11/7)
Otoritas pelabuhan Celukanbawang menghadirkan 2 narasumber yakni PT BPJS ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng guna memberikan materi dan manfaat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan bagi para buruh TKBM
Rizki Putra Ramadhan , salah satu narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan cukup terkesan memaparkan pemanfaatan bagi para buruh mengikuti program jaminan sosial dan keselamatan kerja . Betapa tidak, para buruh selama ini bekerja dari pagi hingga sore hari adalah untuk pemenuhan kebutuhan keluarga. Sebaiknya harus memperhatikan keselamatan saat bekerja.
Kata Rizki, pekerja apa saja yang sudah masuk dalam program jaminan ketenakerjaan sudah dijamin oleh undang-undang. " Kiranya sudah memiliki keanggotaan BPJS ketenagakerjaan keselamatan kerja sudah dijamin sepanjang masih dalam kondisi bekerja atau dalam perjalan menujuh tempat kerja,"ujar Rizki
Kepala KSOP otoritas pelabuhan Celukanbawang Gusti Agung Komang Arbawa mengatakan, para buruh yang tergabung dalam wadah koperasi TKBM Celukanbawang perlu menjadi perhatian serius karena menurutnya selama ini mereka bekerja dari pagi hingga sore hari untuk kebutuhan keluarga. "Sosialisasi keselamatan kerja adalah guna mengurangi resiko kecelakaan," ujarnya
Pada kesempatan itu para buruh juga menerima helm dari otoritas pelabuhan Celukanbawang. Helm adalah salah satu faktor menjaga keselamatan kerja khususnya dibagian kepala.
Sementara Nyoman Suarjana, sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng mengapresiasi Otoritas Pelabuhan Celukanbawang menggelar sosialisasi keselamatan kerja bagi buruh di Pelabuhan Celukanbawang tersebut. Dia menjelaskan, fungsi dinas tenaga kerja adalah sebagai fasilitator antara pengusaha dan buruh
"Tugas dan fungsi dinas tenaga kerja adalah pembinaan dan pengawasan. Intinya adalah hak dan kewajiban saling melengkapi dan membangun komunikasi dengan baik," ujar Suarjana
Ketua panitia Nyoman Purna, S.Sos mengatakan, aktivitas buruh pelabuhan dalam wadah koperasi TKBM dengan keanggotan mencapai 800 orang dari 4 desa tersebut selalu dalam pengawasan otoritas pelabuhan. Menurutnya didatangkan 2 institusi itu guna memberikan informasi tentang dinamika aktivitas buruh pelabuhan tentang keselamatan kerja.
Rahman, tenaga buruh TKBM asal Desa Celukanbawang mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. ia bekerja sejak 1990 ini tidak pernah diadakan kegiatan sosialisasi keselamatan kerja bagi buruh TKBM. Setidaknya, kata pria berusia 55 tahun ini ada pengetahuan baru yang dipaparkan oleh BPJS ketenagakerjaan yang menyangkut jaminan hari tua dan asuransi keselamatan kerja. (Yasin_netizens)



.png)