Iklan

Zainuddin Yasin
Jumat 12 2024, Juli 12, 2024 WIB
Last Updated 2024-07-20T03:30:08Z
BeritaBerita BaliBerita BulelengKSOP Celukan Bawang

Kepala KSOP Celukanbawang : Sosialisasikan Keselamatan Kerja Buruh Pelabuhan Antara Hak dan Kewajiban Saling Melengkapi

Advertisement






Celukanbawang, KABAR NETIZENS.com

Sedikitnya 85 buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Celukanbawang (TKBM) mengikuti sosialisasi keselamatan kerja yang selama ini kurang mendapatkan perhatian serius. Melalui program KSOP Pelabuhan Celukanbawang berisiatif mengadakan sosialisasi keselamatan kerja di areal Pelabuhan Celukanbawang. 


Jumlah buruh di Pelabuhan Celukanbawang yang masuk dalam wadah koperasi TKBM terdaftar mencaoai 800 orang yang tersebar di 4 desa yakni desa Celukanbawang, Desa Pengulon, Desa Tinga Tinga dan Desa Tukadsumaga. Ke empat desa tersebut harus diakui adalah penyumbang tenaga kerja buruh harian di pelabuhan tersebut.


Sosialisasi keselamatan kerja yang berlangsung di aula rumah makan Mana Lagi, Kamis (11/7) dengan menghadirkan sejumlah pembicara seperti BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng. Sejumlah buruh TKBM tampak serius menyimak pemaparan dua narasumber tersebut.


Turut hadir dalam acara tersebut Kapolsek KP3 Celukanbawang, Polairud Polda Bali, Polairud polres Buleleng, Basarnas, PT pelabuhan Celukanbawang


Usman, salah satu buruh TKBM mengapresiasi kegiatan sosialisasi keselamatan kerja bagi buruh yang selama ini belum pernah ada kegiatan seperti ini. Usman warga Desa Celukanbawang yang merupakan generasi kedua setelah menggantikan  posisi orang tua yang sudah pensiun ini menjelaskan, ratusan buruh yang tergabung dalam wadah koperasi itu 


Kepala KSOP otoritas pelabuhan Celukanbawang, Gusti Agung Komang Arbawa kepada awak media menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini adalah selain membangun komunikasi antara pihak buruh TKBM dan pengurus koperasi. Pihaknya juga menghadirkan BPJS ketenagakerjaan dan dinas tenaga kerja. 


"Kami sebagai otoritas pelabuhan Celukanbawang berkewajiban membangun komunikasi dengan mereka. Sosialisasi keselamatan kerja. Ya  para buruh TKBM sudah masuk program jaminan sosial ketenakerjaan," ujar Kepala KSOP Agung Arbawa


Ditambahkan, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja bagi buruh TKBM perlunya sosialisasi keselamatan kerja. Keselamatan kerja sudah diatur dalam sistim ketenagakerjaan.


Ketua panitia, I Nyoman Purna, S.Sos memaparkan, sosialisasi keselamatan kerja bagi buruh TKBM di pelabuhan Celukanbawang adalah bertujuan menjalin komunikasi antara buruh, pihak koperasi TKBM dan pemerintah sebagai pemegang kebijakan. Menurutnya, selain membangun komunikasi juga para buruh jika mengalami kecelakaan kerja mareka bisa memahami antara hak dan kewajiban mereka


"Selama ini tidak pernah ada masalah yang kita temukan di lapangan karena kedua belah pihak sudah menjalin komunikasi antara hak dan kewajiban mereka dengan baik." Tandas Purna (yasin_netizens)