Advertisement
Seririt, KABAR NETIZENS.com
Warga Banjar Dinas Pala, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt digegerkan dengan ditemukan seorang Pekak (kakek) Nyoman Subawa (70) tewas mengenaskan setelah gantung diri dengan seutas tali di pohon Jepun areal merajan milik keluarga. Konon sang pekak diduga mengalami depresi akibat sakit menahun tak kunjung sembuh.
Peristiwa tragis menimpa sang pekak terjadi pada Jumat ( 7/6) sekitar pukul 5.30 setelah salah satu warga menemukan sang pekak Subawa gantung diri di pohon Jepun. Salah seorang saksi mata di TKP yang enggan dituliskan identitasnya menyebutkan, awal dirinya cukup terkejut karena suasana masih gelap ia pun memberanikan diri untuk melihat sesosok tubuh bergelantungan di pohon Jepun Setelah mengamati ternyata sosok mayat Pekak Subawa yang ia kenal adalah sosok orang murah hati itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Setelah melihat kejadian tersebut ia langsung melaporkan kepada kerabat dekatnya. Spontan kerabat dekat menghampiri dan memeluk Korban seraya menagis histeris karena pihak keluarga tidak menduga korban nekat mengakhiri hidupnya denga cara yang tidak wajar.
Setelah diidentifikasi mayat pekak Subawa tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dibagian tubuhnya. Diduga Pekak Subawa mengakhiri hidupnya malam hari atau menjelang dini hari saat warga tertidur pules.
Kapolsek Seririt, Kompol Dr. Putu Sunarcaya, SH. MH ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskan, Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian sang pekak Subawa dan menolak diotopsi karena kasus tersebut murni bunuh diri.
Saat ini jenazah almarhum pekak Subawa sedang disemayamkan di rumah duka dan menunggu hari dewasa atau hari baik dalam kalender umat Hindu
.jpg)

.png)