Advertisement
JEMBRANA_kabarnetizens.com
Sejumlah sapi milik kelompok ternak di Desa Tegal Badeng Timur, Jembrana, Bali mati mendadak sejak dua hari terakhir. Pada Selasa (6/2/2024), dua ekor sapi milik kelompok ternak Asri juga mati. Sebelumnya, sapi milik kelompok ternak Ceria juga mati dan satu ekor milik kelompok Tangi Mekar sakit. Penyebab kematian sapi-sapi ini belum diketahui pasti.
Ketua kelompok ternak Asri, Buzairi, Selasa (6/2/2024) sore mengatakan sapi yang mati di kelompoknya sudah divaksin dan diobati saat sakit. Namun, dua ekor sapi tetap mati. Sapi-sapi ini merupakan bantuan dari Desa setempat. Belum diketahui pasti penyebab sapi peliharaan kelompok ini mati.
Perbekel Desa Tegal Badeng Timur, H Alinudin, membenarkan ada 3 kelompok ternak yang mendapatkan bantuan sapi masing-masing 10 ekor dan 3 ekor sapi diantaranya mati. “Kami sudah melaporkan ke Desa dan diteruskan ke petugas,” terangnya.
Kepala Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa, menduga sapi di kelompok Ceria mati karena bloat atau keracunan makanan. Sedangkan dua sapi di kelompok Asri diduga mati karena pneumonia. Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana akan kembali ke lokasi pada Rabu (7/2/2023) hari ini memastikan penyebab kematian sapi dan memberikan pelayanan kesehatan hewan (asa_net)

.png)