Iklan

Zainuddin Yasin
Rabu 12 2023, April 12, 2023 WIB
Last Updated 2023-04-17T01:42:02Z
Penerimaan Anggota Polri 2023

Penerimaan polri 2023 sudah dibuka, Ratusan Pemuda Melamar Menjadi Polisi

Advertisement

 Penerimaan polri 2023 sudah dibuka,

Ratusan Pemuda Melamar Menjadi Polisi






Singaraja_KABAR NETIZEN



Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka pendaftaran penerimaan Polri 2023.Ada tiga jalur yang dibuka pada penerimaan Polri kali ini yaitu Tamtama Polri,Bintara Polri dan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).Menariknya sejak dibuka pendaftaran,ratusan pemuda pelajar telah mendaftar melalui Polres Buleleng.Hanya saja  pendaftaran melalui online dan verifikasi berkas penerimaan calon anggota Polri tahun 2023 yang semula ditutup tanggal 14 April 2023 kini diperpanjang hingga 17 April 2023. 

Kepala Bagian Sumberdaya (Kabag Sumda) Polres Buleleng Kompol Gede Juli.,SIP mengatakan,sejak dibuka pendaftaran calon siswa Polri 2023 animo anak muda yang mendaftar cukup tinggi.Terlebih sejak pendaftaran diperpanjang selama tiga hari semakin membuka peluang pendaftar menjadi bertambah.

“Hingga diumumkan perpanjangan pendaftaran menjadi 17 April 2023 sudah sebanyak 341 orang yang telah mendaftar.Kami masih berharap adik-adik yang memenuhi syarat untuk mendaftar sehingga memiliki kesempatan menjadi anggota Polri,”kata Kompol  Gede Juli,Rabu (12/04/2023).

Ia menyebut tidak ada syarat khusus dalam pendaftaran namun diperlukan persyaratan umum diantaranya soal umur saat mendaftar minimal 17 tahun 8 bulan dan maksimal 23 tahun.Yang lainnya syarat administrasi seperti lulusan minimal setara SMA atau sederajat dengan menyesuaikan tujuan pendaftaran yakni Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama.

Yang lebih penting,kata Juli, prinsif dalam penerimaan calon siswa Polri ini adalah bersih,transparan,aknutabel dan humanis.Tidak dipungut biaya dan yang menentukan lolos dan tidaknya adalah pendaftar sendiri.

”Yang menentukan lolos dan tidaknya adalah pendaftar sendiri,yakin kalau memang mampu pasti akan bisa lulus.Ini sangat terbuka dan professional,sangat clear,tidak ada pungutan apalagi KKN,semua proses ini kita fasilitasi dengan sangat baik,”imbuh mantan Kapolsek Seririt ini.

Sementara itu,salah satu calon siswa Polri yang tengah menunggu penyelesaian verifikasi administrasi di Polres Buleleng mengaku menjadi polisi bagian dari cita-cita selain dorongan orang tua.“Pertama saya ingin mengabdi kepada Negara melalui pilihan menjadi polisi.Namun dari semua itu saya ingin membuat orang tua dan keluarga bahagia terlebih dikeluarga saya belum pernah ada yang menjadi polisi,”kata salah satu pendaftar bernama bernama Komang Widiasa asal Desa Panjianom Buleleng ini.

Widiasa mengaku mendaftar kali ini untuk yang kedua kali setelah sebelumnya sempat mendaftar di Akademi Militer (Akmil) namun gagal.Anak buruh tani serabutan ini mengaku tidak patah arang dan kembali mendaftar sebagai Bintara Polri dengan tekad kuat untuk mengabdi kepada Negara.“Semoga kali ini saya tidak gagal lagi setelah melakukan persiapan dengan matang.Baik fisik,mental dan persyaratan dasar lainnya.Intinya semoga saya memiliki kesempatan mengabdi kepada negara melalui Polri,”tandasnya.(Yasin)