Advertisement
PJ Bupati dan Kapolres Sidak Beras di Pasar Anyar.
Harga beras tembus Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu
BULELENG, KABAR NETIZEN
Pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana didampingi Kapolres Buleleng, AKBP Made Dhanuardana, pada Kamis (16/2) melakukan pengecekan pasar untuk mengetahui komoditas yang mempengaruhi inflasi di Buleleng.
Pengecekan Pasar Anyar Singaraja yang dilakukan secara mendadak ini, selain untuk bisa mengetahui komoditas yang mempengaruhi inflasi di Buleleng, juga untuk dapat menyerap keluhan para pedagang. Bahkan ada beberapa pedagang mengeluhkan tempat jualannya yang tidak bisa lagi berjualan di atas trotoar.
Selain itu juga ada keluhan terkait tempat parkiran yang selama ini difungsikan bukan sebagai tempat parkir tetapi digunakan sebagai pasar tumpah oleh pedagang. Dan para pedagang berharap agar bisa kembali berjualan di trotoar dan di lokasi parkiran.
Sekedar diketahui, saat ini kondisi Pasar Anyar sudah bersih dan penataan para pedagang sudah mulai tertata dengan baik. Hanya saja, pada lantai dua yang ada di Pasar Anyar Singaraja masih minim pedagang yang memanfaatkan tempat tersebut untuk berjualan, sehingga terlihat kosong.
Bukan hanya itu, ada juga beberapa pedagang dan juga masyarakat sebagai pengunjung pasar kini mengeluhkan terkait dengan harga beras di Pasar yang saat ini naik secara drastis ditengah kondisi perekonomian masyarakat yang sulit.
Menyikapi keluhan para pedagang, Lihadnyana mengaku, akan segera melakukan penataan kembali pasar Anyar Singaraja. "Diharapkan para pedagang untuk memanfaatkan lokasi atau lapak yang ada baik di lantai satu maupun di lantai dua yang masih kosong," kata Lihadnyana.
Sementara itu Kapolres Buleleng, AKBP Dhanuardana ketika ikut melakukan pengecekan di Pasar Anyar Singaraja memberikan pengamanan dengan menerjunkan beberapa personel. "Pelaksanaan pengecekan untuk mengetahui komoditas mempengaruhi inflasi di Buleleng berjalan dengan baik dan keluhan pedagang dan masyarakat juga sudah tersampaikan kepada Pj. Bupati Buleleng," pungkas AKBP Dhanuardana.
Sejumlah pedagang mengaku cukup kesulitan dengan kondisi harga beras saat ini hingga menembus Rp 15 ribu. Luh Sari salah satu pedagang ceraki menyebutkan harga beras dalam satu bulan ini melonjak cukup tinggi. "Baru kali ini pak harga beras samp Rp 15 ribu. Kondisi yang sangat sulit bagi pedagang karena beras yang didapatkan juga cukup langkah dan mahal," ucap Luh sari ketika mendapat disidak oleh PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana dan Kapolres Buleleng, AKBP Made Danuarta(Yasin)

.png)