Advertisement
KABARNETIZEN | Buleleng - Menandai 125 hari kepemimpinannya, Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ir. Ketut Lihadnyana, M.M.A., menyampaikan pertanggungjawabannya selama menjadi orang nomor satu di Bumi Panji Sakti.
Dikemas dalam tajuk “Refleksi Tahun 2022” di depan para tamu undangan serta hadirin yang datang ke Gedung Kesenian Gde Manik, Lihadnyana menegaskan bahwa ia menaruh perhatian lebih sekaligus menjadikan dua hal ini menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan mengingat keduanya menjadi catatan Kabupaten Buleleng dan belum selesai dilakukan selama masa jabatannya sepanjang tahun 2022.
“Ijinkan kami menyampaikan beberapa hal yang belum bisa kami lakukan. Yang pertama menyangkut permasalahan penanganan pandemi Covid-19. Sementara yang kedua, kita belum bisa mengoptimalkan penanganan rabies di Kabupaten Buleleng,” tutur Lihadnyana, Kamis (29/12/2022).
Terkait penanganan pandemi Covid-19, Lihadnyana mengatakan apabila Kabupaten Buleleng masih perlu meningkatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Sedangkan mengenai permasalahan rabies, eks Pj Bupati Badung itu menegaskan bahwa hal tersebut tak bisa diselesaikan oleh satu atau dua dinas terkait. Tetapi harus diselesaikan secara bersama-sama dengan masyarakat Buleleng.
“Harus menggunakan semua kekuatan sosial di masyarakat, yaitu desa dan desa adat. Tanpa itu rabies tak akan bisa kita tangani secara tuntas di Kabupaten Buleleng,” tegasnya.(suy)

.png)