Advertisement
KABARNETIZEN | Buleleng - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng mengajak media untuk membantu menginformasikan ke masyarakat terkait bahaya narkoba.
BNNK Buleleng sebelum pergantian tahun 2022 mengelar rilis akhir tahun, sekaligus sebagai ajang silaturrahmi dengan Insan Pers. Selain penyampaian rilis BNNK dalam 2022, kegiatan ini juga sebagai ajang membangun kemitraan BNNK Buleleng dengan Awak Media. Kepala BNNK Kabupaten Buleleng, AKBP Gede Astawa, SH., MH. dalam pemaparan rilis akhir tahunnya mengatakan peran media dan masyarakat sangat perlu dilakukan dalam pemberantasan narkoba di Buleleng
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua kawan-kawan media atas partisipasinya selama ini, dan kami mengajak Wartawan untuk bersinergi memerangi Narkoba”, tegasnya.
Kepala BNNK Buleleng, mengajak rekan-rekan wartawan untuk terus membantu BNNK dalam hal kegiatan sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat tentang bahaya Narkoba. Serta menjadi perpanjangan tangan BNNK dalam memberikan informasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. AKBP Gede Astawa juga menjelaskan bahwa persoalan Narkoba tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawab BNNK semata, melainkan juga menjadi tanggungjawab semua unsur
BACA JUGA :Susah Mendapatkan BBM, Nelayan Bondalem 'Mesadu' ke Kapolres Buleleng
“Karena di Undang-undang Nomer 35 tahun 2009 di Pasal 104 Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika”
Terkait perkembangan narkoba di Buleleng, jangkauan wilayah yang luas dan area yang sulit merupakan beberapa faktor kenapa persoalan memerangi Narkoba menjadi tidak optimal. Pada tahun lalu 2022 BNNK Buleleng sudah 132 kali melakukan sosialisasi ke seluruh lingkungan masyarakat yang menyasar 7.576 orang. Selain terjun langsung BNNK juga mensosialisasikanya melalui media sosial.(sbw)

.png)