Iklan

Redaksi Netizen
Jumat 02 2022, Desember 02, 2022 WIB
Last Updated 2022-12-02T12:34:21Z
Bendungan TitabBeritaBPBD BulelengBulelengDaerahKecelakaanORARI BulelengPolres BulelengPolsek BusungbiuSAR Buleleng

Korban Tenggelam di Bendungan Titab akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa

Advertisement

KABARNETIZEN | Tim SAR gabungan akhirnya berhasil  menemukan 1 orang korban yang tenggelam di Bendungan Titab, Kecamatan Busungsiu, Buleleng, Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 11.05 Wita. Korban atas nama Kadek Rangga Mahardika (13) ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tempat ditemukannya korban berada pada jarak kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian ke arah hilir. 

"Pencarian hari ke dua, 05.30 kita sudah berada di lokasi dan melaksanakan penyisiran," terang Dudi Librana, Koordinator Pos SAR Buleleng. Penyisiran di permukaan air dilaksanakan menggunakan rubber boat dan 2 orang personil dari Pos SAR Buleleng melakukan penyelaman. "Target ditemukan dalam posisi mengapung oleh warga di pesisir sungai dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan," imbuhnya. Selanjutnya jenasah korban dibawa langsung menuju Kuburan Desa Bantiran dengan menggunakan mobil Polsek Busungbiu. 

Diberitakan sebelumnya seorang warga Banjar Dinas Amban, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan terpeleset dan tenggelam di Bendungan Titab saat menjaring ikan pada Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 17.00 Wita. Basarnas Bali yang menerima laporan langsung menggerakkan tim rescue dari Pos SAR Buleleng. Namun hingga pukul 23.00 Wita tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. 

Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR terdiri dari Basarnas Bali (Pos SAR Buleleng), TNI AL Celukan Bawang, Polsek Busungbiu, Polair Polres Buleleng, Sat Pol PP Buleleng, Staff Camat Busungbiu, BPBD Buleleng, Bhuana Bali Rescue, ORARI , pihak keluarga korban dan masyarakat setempat

Kapolsek Busungbiu, AKP Made Wisnaya mengungkapkan, hampir selama 2 hari kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil." Penyisiran pencarian korban di arel bendungan , termasuk sejumlah tenaga penyelam turun ke dalam bendungan. Namun ditemukan jasad korban sekitar 100 meter dari areal bendungan, ujar AKP Wisnaya.

Setelah ditemukan jasad korban tenggelam, kata AKP Wisnaya,  akhirnya jenazah digotong untuk dibawa ke rumah duka di desa Bantiran. Kecamatan Pupuan, Tabanan Jumat (2/12) untuk dikebumikan (red)