Iklan

One Redaksi
Kamis 07 2022, Juli 07, 2022 WIB
Last Updated 2022-07-10T11:48:10Z
BaliDaerahDesa Baktiseraga

Lomba Top Inovasi Pelayanan Publik 2022 Desa Bhaktiseraga masuk Final Menuju Top 45 Besar

Advertisement
Buleleng,Desa Baktiseraga terus menunjukan eksistensi bergerak di bidang lingkungan yang mana  desa bakti seraga masuk nominasi Lomba Top Inovasi Pelayanan Publik 2022 ,Desa bakti seraga menjadi kontestan Satu -satunya Mewakili kabupaten Buleleng dalam ivent yang cukup bergengsi ini inovasi yang dikembangkan oleh  Pemdes Baktiseraga sendiri dengan mengangkat RELt Pro dan Urban Farming.Kebaruan inovasi ini sendiri  merujuk pada posisi desa yang berada ditengah -tengah kota , namun memiliki  lahan lahan tidak berfungsi maksimal/ tidak produktif dan dilinearkan dengan kondisi pemanfaatan sampah dan limbah perkotaan.

Urban Farming adalah sebuah terobosan inovatif yang digagas, oleh perbekel desa baktiseraga dan juga, sudah sering kali juga dijadikan  konsep percontohan beberapa wilayah yang ada di provinsi Bali, Jawa dan beberapa wilayah lainnya. 

Perbekel Desa Baktiseraga Gusti Armada  saat, ditemui awak media menyampaikan ,hal ini juga dapat mengakomodasi program pemerintah pusat tentang ketahanan pangan, alokasi khusus dalam pemanfaatan dana desa, pengelolaan sampah berbasis sumber yang berdasarkan Peraturan Gubernur Bali No. 47 Tahun 2019, pencapaian SDGs Desa yang dicanangkan oleh Kementerian Desa PDTT.

" Seiring sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, sebab kami awalnya secara try out melakukan urban farming, yang sejalan dengan kebijakan tersebut," terangnya kepada beberapa awak media.

Konsep urban farming dan program RELt Pro ini bermula dari keprihatinan atas keberadaan kurang lebih 25 Hektar lahan tidak produktif atau sekitar 11,3 % yang tidak diperuntukan serta menjadi kawasan yang mengganggu lingkungan dan pemandangan.

"Dampak positif dari program ini sudah diadaptasi dilahan masyarakat awalnya sekitar 20 are di 8 lokasi berbeda. Sebagai wahana pembelajaran urban farming diadaptasi juga oleh lembaga pendidikan yakni SD Baktiseraga yang hasilnya juga menjadi konsep pembelajaran dari kalangan akademisi kampus dan masyarakat luas yang nilai ekonomisnya dibantu pemasarannya oleh ibu ibu PKK," Imbuh  Armada. (One)