Iklan

Redaksi Netizen
Minggu 05 2022, Juni 05, 2022 WIB
Last Updated 2022-06-05T14:00:27Z

Peringati Hari Lingkungan Se Dunia, PD KMHDI Bali Gelar Geberpasti dan Penanaman Pohon

Advertisement

 


KabarNetizen (Karangasem) -- Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Bali adakan Gerakan Bersama Bersih Sampah Plastik Bali (Geberpasti) dengan pembersihan sampah dan penanaman pohon dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, bertempat di Pura Gumang, Bugbug, Kab. Karangasem, Bali, Minggu (5/06)


Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Cabang (PC) KMHDI se-Bali ,Trash hero karangasem, STT desa Adat Bugbug, Taruna Praja Karangasem, STKIP Agama Hindu, Alfa Prima Karangasem, Saka Wira Kartika, BEM STKIP, Yowana Bugbug, serta Prajuru Desa Bugbug


Kabiro Sosial dan Masyarakat (Sosmas) PD KMHDI Bali, I Kadek Pasek, mengatakan bahwa kegiatan Geberpasti merupakan program kerja biro Sosmas PD KMHDI sebagai tindakan nyata dan kepedulian serta keprihatinan terhadap kondisi lingkungan yang memburuk.


“Oleh karena itu kita berinisiatif sekaligus menginisiasi untuk membuat acara ini yang dimana tujuanya untuk melestarikan dan merawat lingkungan, jika bukan dari kita lalu siapa lagi,” tegasnya.


Ia berharap bahwa kedepanya kegiatan seperti ini akan berlangsung secara berkala.


“Harapan kedepan kegiatan ini akan terus berlanjut dan kami di PD KMHDI Bali siap bersinergi dengan penggiat lingkungan terutama generasi muda yang tergabung di berbagai komunitas dan OKP yang ada di Bali,” terang Kadek.


Ketua PC KMHDI Karangasem, Ketut Suardana, mengatakan, bahwa kegiatan pembersihan lingkungan serta penanaman pohon merupakan gerakan luar biasa.


“Gerakan ini adalah gerakan yang luar biasa ditengah-tengah kerusakan lingkungan yang luar biasa terjadi. Terlebih sampai saat ini kesadaran masyarakat, khususnya pemuda yang sangat jarang memiliki minat untuk bergerak di bidang lingkungan,” terang I Ketut Suardana


Ia pun berharap, melalui gerakan ini bisa menjadi perangsang untuk masyarakat dan generasi muda untuk bergerak memelihara lingkungan, mulai dari hal terkecil yaitu membersihkan sampah plastik didaerah-daerah strategis seperti pura. 


“Tentu kita juga berharap, agar kedepan nantinya generasi muda mampu mencarikan solusi dari hulu sampai hilir terkait persoalan sampah dan lingkungan ini,” imbuhnya.


Prajuru Pemberdayaan Sosial Desa Adat Bugbug, I Wayan Bagus Sudiarsana, mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sejalan sejalan dengan konsep tri hita karana. Menurutnya, hubungan antara manusia dengan manusia, lingkungan, dan Tuhan harus terus dijaga secara harmonis.


“Kedepan mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa menjadi influencer bagi para pemuda-pemuda khususnya di Karangasem. Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi kegiatan positif ini dan agar kegiatan ini terus dilanjutkan,” tutup Prajuru Adat Bugbug tersebut. (One)